Beberapa Tahapan Ketika Mencari Rumah Dijual di Depok

Anda sedang mencari perumahan baru untuk keluarga kecil? Nah jika ada rumah dijual di Depok sebaiknya kenali terlebih dahulu tahapannya sebelum proses akad berlangsung.

Seringkali prosesnya itu membuat Anda sedikit dipusingkan apalagi jika belum benar-benar mengerti segala detailnya. Selain memahami kondisi rumah, ada baiknya untuk memahami juga dokumen tertulisnya.

Memahami dokumen tertulis tentu saja sangat perlu, tujuannya agar tidak mengalami kendala yang besar di kemudian hari. Apa saja jenis dokumen yang dimaksud itu?

  • Sertifikat Hak Milik

Istilah yang pertama ini sering disingkat menjadi SHM yang merupakan jenis sertifikat dengan kepemilikan hak penuh atas pemegang sertifikat tersebut.

Dokumen yang pertama ini merupakan bukti kepemilikan terkuat atas lahan atau tanah. Hal tersebut dikarenakan tidak ada lagi kemungkinan untuk campur tangan kepemilikan pihak lain.

Status SHM tidak berbatas waktu, buktinya paling kuat dan menjadi alat yang paling valid ketika Anda melakukan transaksi jual beli. Selain itu SHM juga bisa menjadi jaminan untuk kepentingan pembiayaan perbankan.

  • Sertifikat Hak Guna Bangunan

Sertifikat Hak Guna Bangunan termasuk ke dalam jenis sertifikat yang sedikit lebih rendah dibandingkan SHM. Pemegang sertifikat ini hanya bisa memanfaatkan tanah untuk mendirikan bangunan atau untuk keperluan lain.

Rumah dijual di Depok yang memiliki SHGB memiliki batas waktu 30 tahun, setelah melewati masa waktu tersebut pemegang sertifikat harus memperpanjangnya kembali.

Untuk membuat SHGB lebih murah karena tidak membutuhkan dana besar, apalagi peluang usaha menjadi lebih terbuka.

Salah satunya sering dijadikan pilihan untuk investasi bagi yang berminat memiliki properti namun tidak untuk ditempati dalam waktu yang lama. Agar bisa naik statusnya menjadi SHM maka harus mendaftarkannya di Kantor Pertanahan setempat.

  • Akta Jual Beli

Ini sebenarnya bukanlah sertifikat, melainkan hanya berstatus sebagai perjanjian jual-beli. AJB termasuk juga sebagai salah satu bukti perpindahan hak atas tanah yang bersangkutan sebagai akibat dari jual beli.

Bukti kepemilikan AJB sangat rentan terhadap penipuan AJB Ganda, sebaiknya segera konversi menjadi Sertifikat Hak Milik.

Jadi ketika ada rumah dijual di Depok, sebaiknya Anda pastikan kembali berbagai kelengkapan dokumennya.