Cara Beternak Kelinci Hias

Cara beternak kelinci hias memiliki kesulitannya sendiri, karena butuh keuletan juga ketelatenan. Akan tetapi, jika kita paling tidak sudah tahu caranya, kita tidak akan sampai kebingungan dan berujung pada usaha yang sia-sia.

Beternak kelinci hias memiliki beberapa tahapan dan langkah yang berbeda dengan beternak kelinci pedaging misalnya kelinci giant flemish. Berikut langkah awal yang bisa anda lakukan dengan mudah :

  • Siapkan kandang

Kandang kelinci dibagi menjadi dua tipe secara umum, yaitu terbuka dan tertutup. Hal tersebut didasarkan beberapa keadaan yaitu, kondisi lingkungan dan kondisi ternak. Kandang dengan sistem terbuka adalah hamparan lahan rumput yang asli lalu, hanya diberi pagar dan kelinci dibiarkan bebas berkeliaran di area tersebut. Pada kandang tersebut juga, diberikan tempat berlindung dan tempat istirahat untuk kelinci.

Untuk kandang yang tertutup merupakan kandang yang lengkap dengan lantai, dinding dan atap. Kandang tertutup ini cocok untuk beternak kelinci hias secara intensif.

  • Pemberian pakan

Alaminya kelinci hanya mengonsumsi hijau-hijauan, dan untuk beternak kelinci hias biasanya akan ditambahkan konsentrat juga vitamin. Hijau-hijauan yang disenangi kelinci adalah sayuran segar seperti, sawi, lobak, wortel, daun jagung, daun pepaya, dan beberapa jenis rerumputan.

Untuk konsentratnya kelinci dapat mengkonsumsi pellet buatan pabrik yang biasanya memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Untuk hijauan, dimulai paling tidak menunggu kelinci berumur 2 minggu. Diberikan sedikit demi sedikit. Dan untuk anak kelinci, sebaiknya daun hijauan sedikit dilayukan terlebih dahulu agar terhindar dari penyakit kembung pada anak kelinci yang berumur 8 minggu yang telah disapih oleh induknya.

Kebutuhan pakan pada kelinci hias 4-5% dari total bobot tubuhnya perhari, dan untuk kelinci muda hingga usia 4 bulan membutuhkan sayuran hijau 20 % dari total pakannya. Kelinci lebih dari 4 bulan membutuhkan 60% dari total hijauan dari total pakannya. Dan untuk cara makannya, akan lebih baik waktu pemberian konsentrat juga sayuran hijauan dipisah.

Kesimpulannya, beternak kelinci hias memiliki kesulitannya sendiri, karena setiap jenis kelinci hias memiliki bulu yang berbeda – beda, jika yang panjang seperti jenis angora maka, perawatan bulunya akan lebih rumit karena harus diperhatikan agar tidak kusut juga kotor. Karena, letak mahalnya kelinci hias adalah pada kualitas fisik dengan bobot tubuh yang ideal juga kebersihan bulu dan kehalusan bulu yang rapi.