Cara Menanam Cengkeh yang Benar

Penanaman cengkeh semakin mendapat perhatian terutama di kalangan petani, karena dibandingkan dengan rempah-rempah lainnya, produk ini memiliki nilai jual yang tinggi, dan cara tanam cengkeh yang tidak ribet.

Namun, tidak semua cengkeh dijual dengan harga yang sama. Cengkeh yang berkualitas pasti akan menarik banyak peminat, sehingga jika peminatnya banyak maka otomatis harganya akan naik.

 

Cara Menanam Cengkeh yang Benar

Untuk mendapatkan cengkeh yang lebih berkualitas, kita harus memahami cara menanam cengkeh yang benar.

Tentunya selain mendapatkan bibit yang berkualitas, bibit yang berkualitas dan tata cara penanaman cengkeh yang baik akan menghasilkan cengkeh yang banyak pada setiap pohonnya.

cara menanam cengkeh

1. Persyaratan Penanaman

Tanaman cengkeh dapat tumbuh optimal di tanah liat, kaya akan daerah tropis yang lembab, dan dapat tumbuh subur di tanah yang berwarna merah.

Jenis iklim yang sejuk dan curah hujan yang banyak sangat ideal untuk lokasi penanaman. Dibutuhkan drainase yang bagus, karena tanaman tidak tahan dengan kondisi banyaknya kemasukan air.

2. Siapkan Benih dari Polong

Anda harus memilih benih yang unggul. Bibit cengkeh bisa Anda peroleh dengan langsung membeli bibit dari perkebunan terdekat atau menggunakan buah polong cengkeh di rumah.

Dianjurkan untuk menggunakan polong cengkeh untuk cengkeh tua dan berwarna ungu kehitaman. Pastikan juga cengkeh yang Anda pilih adalah buah yang benar-benar matang di pohon. Gunakan biji polong untuk membuat benih.

Cara Mendapatkan Bibit Cengkeh:

  1. Kupas kulit cengkeh dengan hati-hati.
  2. Pastikan biji cengkeh tidak meluap atau membelah.
  3. Kemudian buang bijinya dari cengkeh.
  4. Biji cengkeh terlalu kecil atau berbintik hitam.
  5. Kemudian benih yang dipilih direndam dalam air selama satu hari.
  6. Cuci biji cengkeh dengan air.
  7. Ulangi pencucian hingga tidak ada lagi lendir yang masih menempel di biji

3. Persiapan Media Tanam

Cara menanam cengkeh selanjutnya adalah perhatikan media yang dipilih untuk menanam cengkeh. Anda juga membutuhkan alat dan bahan untuk mempersiapkan media tanam pembibitan

  • Tanah yang subur.
  • Pupuk.
  • Kaleng atau kantong plastik dengan lubang di bagian bawah.
  • Rumit
  • Cukup air.

4. Pembenihan Biji Polong

Cara lain untuk menanam cengkeh adalah dengan menggunakan media tanam yang lebih kecil dengan menanam benih terlebih dahulu hingga menumbuhkan akar cengkeh. Hal ini akan mempermudah pemantauan pertumbuhan tunas.

Cara Membuat Benih Dari Biji Polong Cengkeh

  1. Pertama, campur tanah dan pupuk. Rasionya 2: 1.
  2. Kemudian, masukkan campuran tanah dan pupuk ke dalam pot plastik atau kantong plastik yang telah disediakan.
  3. Buat lubang di tengah tanah.
  4. Taburkan biji kedalam lubang.
  5. Tutupi benih cengkeh dengan tanah.
  6. Kemudian perlahan-lahan padatkan tanah.
  7. Siram dengan air, tetapi jangan sampai menggenang.
  8. Simpan bibit cengkeh yang sudah ditanam di lokasi yang aman dan hindari angin kencang.
  9. Pastikan pot berisi hingga 25% biji cengkeh.
  10. Pantau pertumbuhan benih cengkeh secara rutin.

5. Persiapan Lokasi

Selanjutnya terkait dengan tata cara pengolahan lahan yang baik. Pengolahan tanah harus dilakukan dua bulan sebelum benih cengkeh ditanam. Butuh waktu lebih lama untuk menyiapkan lahan untuk ditanami cengkeh.

Tata Cara Pengolahan Lahan yang Baik

  1. Pilih area terbuka dan lahan yang terkena sinar matahari langsung.
  2. Kemudian bersihkan area tempat penyemaian benih cengkeh dari bebatuan, alang-alang atau ilalang.
  3. Gemburkan tanah.
  4. Biarkan area tersebut kosong selama seminggu untuk mendesinfeksi tanah dengan gas yang mengancam pertumbuhan tanaman cengkeh.
  5. Cangkul tanah tidak melebihi 75 cm, dan lebar lubang tanam. 50 cm
  6. Masukkan kotoran/pupuk ke dalam lubang.
  7. Biarkan setidaknya selama satu bulan agar pupuk dapat meresap ke dalam tanah.

6. Pemindahan Benih Cengkeh

Pada tahap ini, anda membutuhkan bibit cengkeh yang baik dan lahan permanen. Bibit cengkeh dapat dipindahkan ke lahan permanen setelah berumur 2 tahun.

Pemindahan benih dapat dilakukan sesuai dengan langkah-langkah berikut.

  1. Pastikan bibit berbatang lurus.
  2. Sobek kantong plastiknya.
  3. Akar biji cengkeh.
  4. Bersihkan kotoran dengan semprotan air.
  5. Taburkan benih di lubang yang sudah disiapkan.
  6. Tutupi dengan tanah.
  7. Tekan perlahan.
  8. Ikat tanaman dengan kayu.
  9. Letakkan tempat bertengger kayu di sisinya.
  10. Sebarkan pupuk di sekitar tanaman.
  11. Isi ulang tanah.
  12. Tabur kapur pertanian untuk meningkatkan PH tanah.

7. Perawatan Tanaman

Tanamlah benih cengkeh yang lebat dan dirawat agar tidak ada hama yang menyerang.

Hal ini ini dapat menyebabkan tanaman cengkeh mati. Pada perawatan awal, perawatan yang baik harus dilakukan untuk menjaga agar tanaman tetap kuat, besar dan subur.

Untuk perawatan tanaman cengkeh, anda dapat melakukan hal hal dibawah ini.

  1. Setelah berumur 2 tahun pertama, pupuk dalam interval 4 bulan sekali.
  2. Jika ada hambatan pertumbuhan tanaman atau daun, semprotkan insektisida.
  3. Siram tanaman cengkeh dengan air yang cukup di musim kemarau.
  4. Babat semua hama yang tumbuh di sekitar tanaman cengkeh.
  5. Kendurkan/gemburkan tanah sebulan sekali. Dengan cara ini tanah selalu terbuka.

8. Proses Pemanenan

Menunggu panen cengkeh harus didasari kesabaran. Cengkeh membutuhkan 5 tahun untuk bisa berbunga dan bisa dipanen.

Sejauh informasi ini diketahui, calon pembudidaya tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut karena jumlah cengkeh yang dapat dipanen saat musim panen sangatlah tinggi. Selain itu, proses pemanenan pada pohon yang sama juga bisa dilakukan berkali-kali.

Satu pohon cengkeh yang subur dapat menghasilkan 3 – 6 kg cengkeh basah bahkan puluhan dan dapat dipanen 5 – 7 hari. Pemetikan bunga cengkeh di waktu yang tepat akan mempertahankan kualitas cengkeh.

Proses pemanenan cengkeh biasanya dilakukan dengan cara pemetikan bunga. Jangan sampai bunganya mekar, karena biasanya masih berkuncup.

Memetik bunga sudah cukup, tanpa menyertakan cabang dan daun. Tujuannya untuk menjaga pertumbuhan bibit cengkeh. Setelah memetik cengkeh, letakkan di wadah yang sudah disiapkan.

Setelah bunga dipanen, rontokkan dengan mesin perontok cengkeh agar lebih efisien dan rapi.