Ini Dia Gejala Kanker Endometrium yang Perlu Diwaspadai

gejala kanker endometrium

Kanker Endometrium merupakan salah satu bentuk dari kanker reproduksi wanita. Kanker ini berkembang dalam rahim dan dapat mempengaruhi kesuburan pada wanita. Berikut merupakan gejala kanker endometrium yang perlu Anda ketahui merujuk dari sumber deherba.com.

Sebelum lebih jauh membahas kanker endometrium, kita akan melihat dulu fakta bahwa kanker rahim sebenarnya terbagi dalam dua jenis. Jenis pertama adalah kanker pada sel otot atau sel adenoid yang merupakan lapisan luar dari dinding rahim. Kanker ini dikenal sebagai kanker sarkoma.

Kedua adalah kanker endometrium yang terbentuk dari lapisan endometrium atau lapisan dalam dari dinding rahim. Pada lapisan dalam dinding rahim, terdapat sel yang akan menghimpun darah ketika masa masa menjelang pembuahan sel telur terjadi.

Ini nantinya akan menjadi tempat perlekatan sel telur yang sudah dibuahi. Namun, bilamana pembuahan tidak terjadi, maka sel-sel dinding rahim ini luruh dan menjadi menstruasi. Sel ini bernama sel endometrium.

Ini adalah bentuk dari sistem reproduksi normal pada wanita. Namun demikian, sistem ini tidak selalu berjalan dengan baik. Kadang lapisan endometrium ini gagal untuk luruh dengan sempurna. Membuat lapisan endometrium bertumpuk di dinding rahim.

Bersamaan dengan efek sistem hormonal yang tidak berjalan baik dan peran unsur karsinogen, kondisi ini dapat memicu terjadinya gangguan endometriosis hingga masalah kanker endometrium.  

Kasus kanker endometrium termasuk tinggi di dunia, bahkan berada di posisi ke 3 di dunia. Sedang di Indonesia sendiri kasus kanker endometrium bisa menjadi cukup mematikan, karena 50% lebih kasusnya terdiagnosa pada stadium akhir.

Itulah mengapa penting untuk memahami apa saja sesungguhnya gejala kanker endometrium itu. Ini akan membantu Anda lebih mawas  dan mengenali resiko lebih awal. Dan berikut adalah sejumlah gejala kanker endometrium sebagaimana diuraikan dalam laman deherba.com.

Keluar darah haid berlebihan

Karena kanker menyebabkan sel pada endometrium memperbanyak diri secara berlebihan, maka ketika masa subur tiba, sel sel ini menghimpun darah secara bersamaan. Menyebabkan volume darah yang harus dilepaskan pada masa haid juga meningkat pesat. Itu sebabnya darah akan keluar lebih banyak dari biasanya.

Mengalami perdarahan di luar masa haid

Penderita kanker endometrium akan mengalami  dinding endometrium yang tumbuh berlebihan, tingginya volume darah yang tersimpan pada rongga rahim dan alasan inflamasi yang lazim terjadi pada kasus kanker. Kondisi ini memudahkan pasien mengalami perdarahan dan spot darah di luar masa haid.

Nyeri haid yang sangat menyakitkan

Dinding rahim yang mengalami penebalan masif dan mengalami inflamasi akan memunculkan gejala kanker endometrium berupa rasa nyeri saat haid yang cukup kuat. Kadang rasa nyeri yang muncul bisa cukup kuat dan menyiksa. Biasanya pasien akan mengalami efek kram perut kuat akibat kontraksi berlebihan pada dinding rahim.

Perut tampak buncit

Dinding rahim yang menebal akibat pertumbuhan sel endometrium yang berlebihan, perkembangan peradangan yang mungkin memicu terjadinya perhimpunan cairan dalam rahim akan menyebabkan perut akan tampak membesar dan buncit.

Nyeri kala aktivitas seksual

Ketika proses penetrasi terjadi, interaksi seksual akan memancing area vagina, serviks dan rahim untuk berkontraksi. Meski sebenarnya ringan, kontraksi ini akan memicu sel-sel kanker endometrium mengalami reaksi kejang. Hingga penderita mungkin mengalami gejala kanker endometrium berupa nyeri saat aktivitas seksual.

Kerap keputihan

Keputihan sebenarnya adalah respon dari organ reproduksi untuk melindungi diri dari unsur asing. Perkembangan sel kanker sendiri akan diidentifikasi sebagai keberadaan unsur asing. Hingga pasien akan kerap mengalami keputihan.

 

Untuk lebih memahami informasi seputar kanker endometrium di luar gejala kanker endometrium, Anda bisa kunjungi laman deherba.com. Laman deherba.com, laman kesehatan dan herbal terbaik di Indonesia.