Pembelajaran di Era New Normal yang Efektif untuk Meningkatkan Minat Peserta Didik

Pendidikan di tahun 2020 ini sedang diuji dengan datangnya pandemi Covid-19 yang berlangsung lama. Alhasil sistem pembelajaran di era new normal diterapkan agar peserta didik tetap bisa mendapatkan ilmu baru dan tidak tertinggal pelajaran yakni menggunakan daring dan luring.

Pembelajaran di Era New Normal yang Efektif

Setelah menjadi karantina berminggu-minggu akhirnya untuk menggerakkan kegiatan masyarakat kembali, pemerintah menggagas sistem new norma atau normal baru. Cara kerjanya yaitu masyarakat dibolehkan keluar rumah asalkan mematuhi protokol kesehatan, hal ini juga berlaku dalam dunia pendidikan.

Luring (Luar Jaringan)

Era new normal ini memperbolehkan masyarakat untuk berkegiatan di luar rumah namun dengan peraturan yang sangat ketat. Hal ini juga diterapkan pada dunia pendidikan, sebagian sekolah sudah masuk offline seperti biasa namun jumlah murid per kelas serta jam masuk lebih sedikit. Penularan virus Corona sendiri akan lebih mudah jika berada di dalam ruangan , untuk itu jumlah siswa dibatasi kurang lebih 50% dari hari biasa. Bagi siswa SD sederajat, pembelajaran offline masih diminimalisir, karena anak-anak masih sangat rentan sakit atau virus.

Pembelajaran dengan Animasi Bergerak

Meski sudah memasuki era new normal namun beberapa sekolah masih belum bisa melakukan pembelajaran online karena beberapa hal, salah satunya masih berada di wilayah zona merah. Hal ini membuat para guru berinisiatif memanfaatkan animasi untuk mempermudah anak memahami pelajaran.

Pembelajaran di era new normal seperti ini sangat diperlukan, karena tidak sedikit dari siswa atau orang tua siswa kewalahan saat belajar sendiri di rumah. Selain animasi bergerak, juga ada inisiatif dari pihak sekolah di suatu wilayah membuat saluran TV khusus untuk menunjang pembelajaran daring.

Memberikan Tugas

Setelah menjelaskan terkait materi hari tersebut, biasanya guru akan memberikan tugas. Tujuannya yakni agar siswa bisa memahami apa yang diajarkan, serta dapat menerapkannya. Selanjutnya dikumpulkan baik secara langsung maupun melalui sistem digital melalui aplikasi.

Sebenarnya sistem ini kurang efektif jika tidak dibarengi dengan penjelasan tentang materi tersebut, karena tidak semua orang tua menguasainya, sehingga bisa membuat bingung. Akhirnya nilai anak bisa menjadi taruhannya, solusinya yakni dengan kerja kelompok atau mengikuti les.

 

Pembelajaran di era new normal tersebut terbukti efektif untuk membangkitkan minat belajar siswa terutama anak-anak, karena mereka dapat belajar sekaligus bermain. Saat ini dukungan orang tua menjadi salah satu hal terpenting agar anak bisa lebih semangat.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/